Rabu, 09 Mei 2012
Vespa Impian (pesva bonte')
aku pengen banget punya pesva yang kaya gini nih, mungkin aneh kali di' kalo cewek pake pesva, tapi kenapa keren sekali klo ku liat cwok pake pesva..
Label:
UneG2
Namanya Oby
Dulunya sich aku lebih suka nongkrong di café
baca atau ga’ di pantai bareng teman-teman kampusku tapi sekarang banting
setir,Rektorat UNHAS lebih menyenangkan,bukan kerena tempatnya lebih
menyenangkan dari pada pantai Losari
Tapi di Rektorat
UNHAS aku bisa internetan gratis sepuasku,terus bisa liat-liat cewek yang juga
ikut menggunakan wairless UNHAS,mereka cantik-cantik dan juga ramah,mungkin
keramahan mereka padaku karena wajahku yang tampan,bukan aku yang ngomong
sich…….
Tempat biasa yang
aku jadikan tempat nongkrong adalah bangku di dekat tempat parkir di depan
rektorat,tempatnya nyaman,sejuk karena banyak pohon-pohon disekitar tempat
tersebut.
Biasanya aku jam 5
sore sudah duduk disana sambil asyik Browsing dan mendownload lagu dan film
juga software-software yang aku butuhkan,biasanya sendirian aja tapi sekarang
aku ga sendirian,disampingku ada seorang cewek yang juga asyik dengan
notebooknya,aku ga memperhatikannya dia sedang apa karena akujuga sedang asyik
mendowload film baru.
Aku fikir akan
hanya sekali aku bertemu dengannya,hanya hari itu saja tapi aku bertemu kedua
kalinya di tempat yang sama,dia datang lebih dulu,dia duduk di bangku itu
dengan headphone di telinganya,mungkin dia sedang asyik mendengarkan musik
Hari berikutnya aku
pun bertemu lagi dengannya,seperti hari yang lalu dia lebih duluan
datang,terhitung sudah tiga kali aku bertemu dengannya tapi aku ga tau namannya
bahkan belum pernah berbicara dengannya,saat kuperhatikan ternyata dia ga
internetan tapi dia lagi maen game Onet.
Hari berikutnya pun
seperti itu,dia hanya maen game Onet,padahal kalau cuman maen game ga perlu
jauh-jauh ke UNHAS di rumah sambil tidur-tiduran lebih asyik,sambil menunggu
hasil donwloadku,aku sejenak memperhatikannya,dia cewek yang punya rambut
panjang ikal lembut berwarna kemerahan,mungkin habis di cat,kulit wajahnya
begitu bersih,bulu matanya lentik dan panjang,hidungnya kecil imut tapi mancung
kesannya hidungnya lucu,bibirnya tipis dan kemerahan dagunya pun bagus,kulitnya
pun putih
Saat tengah
memperhatikannya aku sedikit terkejut melihat darah keluar dari hidungnya dan
menetes ke atas notebooknya dia kelihatan nyantai aja melihat darah
tersebut,dia mengelap hidungnya dengan tangannya,membuat tangannya yang kecil
penuh dengan darah.
“pakai ini”ujarku
menawarkan scraff hitam yang aku bawa,dia
menoleh dan menatapku dengan matanya yang dalam dan terlihat sendu “jangan di
biarin darahnya keluar terus” ujarku saat dia hanya diam menatapku,dia pun
mengambil scraff dari tanganku dan mengelap darah yang keluar dari hidungnya
“makasih..besok aku
kembalikan”ujarnya sambil memasukkan notebooknya ke dalam tas ranselnya,setelah
itu dia pergi padahal biasanya dia pulang sebelum azan magrib berkumandang.
Seperti yang diucapkannya,keesokan
harinya dia datang mengembalikan scraff ku “makasih “ ujarnya
“iya” ujarku
memperhatikannya dia keliahatan aga pucat dari biasanya dia ga membawa tas
ransel seperti biasanya cek percek ternyata dia datang cuman mau mengembalikan
scraffku setelah itu dia pergi tanpa
mengatakan apa-apa hanya kata “terimakasih “ aja….
……………………………………..
Sudah dua hari
berlalu dia ga pernah datang lagi ke rektorat,mungkin karena sudah beberapakali
bertemu dengannya dan duduk berjam-jam dengannya di bangku yang sama perasaanku
sedikit bertanya dia kemana? Kenapa sudah dua hari ini dia ga datang?
Aku fikir dia ga
aka pernah datang lagi tapi ternyata Ga’,jam 4 sore menjelang menjelang malam minggu dia sudah lebih dulu
di bangku itu,duduk santai dengan notebooknya.
Dia hanya menatapku
saja saat aku datang dan duduk disampingnya,aku juga ga punya keberanian
menyapanya,saat memperhatikannya aku melihat hal yang sama lagi,ada darah yang
keluar dari hidungnya
Aku cepat-cepat
mengambil scraffku dan mengulurkan kepadanya tapi dia menggeleng “tenang aku uda
bawa ini”ujarnya sambil memperhatikan kotak tisue yang diambil dari dalam tas
ranselnya,dan dia segera menyeka darah dengan tisuenya
“kamu sakit?”
tanyaku memberanikan diri bertanya padanya dia menoleh dan menatapku lalu
tersenyum “kata dokter aku menderita leukimia stadium 4 “ujarnya sambil
membuang pandangannya ke pohon-pohon yang daunnya di gugurkan oleh angin-angin
yang bertiup lembut,leukimia stadium 4,itu penyakit kanker darah “kenapa? Ga
percaya…..”ujarnya saat aku hanya terdiam mendengar kata-katanya
“sejak
kapan?”tanyaku
“sudah lama tapi
aku baru tau sebulan yang laiu………percaya ga’ dokter yang memeriksaku bilang
kalau umurku cuman tinggal beberapa bulan saja,akh…….padahal kan masih banyak
yang ingin aku lakukan”jawabnya
Aku ga tau aku harus
percaya apa ga dengan kata-katanya,tapi kata-katanya membuatku kefikiran juga.
Biarpun aku sudah
saling bicara dengannya tapi tetap saja aku gatau namanya
…………………………….
Entah kenapa aku jadi
kefikiran dengannya,penyakit yang diucapkannya itu yang membuatku selalu
kefikiran,LEUKIMIA stadium 4,adalah penyakit yang mematikan karena orang yang
menderita penyakit tersebut ga akan bertahan lama atau bisa di bilang umurnya
ga akan panjang.
Melihatnya ada di
bangku tempat biasa aku men ghabiskan waktuku, perasaanku sedikit gembira,aku
segera menuju bangku tersebut dan duduk di sampingnya
“hai “dia menyapaku
sambil tersenyum,senyumannya begitu manis
“hai juga,uda lama?” tanyaku basa-basi
“ga baru kira-kira 15 menit yang lalu “jawabnya
“ooo…” gumanku,sambil memperhatikan notebooknya,hal yang sama, dia
sedang maen game Onet.
“aku punya banyak
game…kamu mau?” tanyaku
Dia menggeleng “ga…aku lebih suka ini”
“sorry kalau
beberapa kali aku perhatikan apa y ang kamu lakukan,memang ga bosan maen game
itu terus,internetan lebih asyik”
Diamenoleh kearahku
“aku ga ingin tau apapun”ujarnya kembali ke notebooknya
“kenapa?” tanyaku
yang begitu penasaran dengan ucapannya
“umurku hanya
tinggal beberapa bulan lagi jadi untuk apa aku tau”jawabnya
“kamu yakin umurmu
tinggal beberapa bulan lagi?” tanyaku dia terdiam,tapi dia bukan terdiam
gara-gara pertanyaaanku,sepertinya dia sedang menahan rasa sakit,darah kembali
keluar dari hidungnya,menetes di atas laptopnya,dia menyekanya dengan
tangannya,membuat tangannya merah karena darahnya
“pakai ini “aku
mengulurkan sweterku,dia menatapku
“ambil ga..pa..pa
“ujarku lagi memberikan ke tangannya
“aku kira hari ini
dia ga akan keluar lagi “ujarnya mengelap darahnya yang terus-terusan keluar
dari hidungnya
“memangnya selalu
seperti itu?”
“iya tapi ga
sesering ini “jawabnya
“minum Obat ?”
tanyaku lagi
Dia tersenyum “obat hanya menghilangkan rasa sakit “jawabnya,masih
banyak yang ingin aku tanyakan tapi hapenya berdering,seseorang menelponnya dan
setelah itu dia pergi dengan janji akan mengembalikan sweterku.
Suasana sore yang
sama di sekitar UNHAS ga pernah sepi dengan mahasiswa yang asyik menghabiskan
sorenya di sekitar kampus,ada yang main bola,futsal,basket,karate dan sebagian
menghabiskan waktu internetan salah satunya aku,sudah hampir 2 jam aku duduk di
tempat yang sama dan di bangku yang sama,seperti biasa aku mencari tutorial
untuk di jadikan bahan-bahan pelajaran baruku.
Selain itu aku
sedang menunggu gadis yang beberapa hari ini bersamaku duduk di bangku,entah
bagaimana aku menyebutnya karena aku juga belum mengetahui namanya begitu pun
dia,walaupun kita sudah saling berbicara tapi kami berdua ga pernah namanya
saling mengenalkan diri.
Aku menunggunya
karena dia janji akan mengembalikan Sweterku,tapi sudah dua jam aku juga belum
melihatnya,ada perasaan kuatir di hatiku,kemarin dia begitu kelihatan menderita,apa
dia baik-baik aja? itu pertanyaan yang selalu timbul jika aku ga melihatnya
datang dan duduk di bangku dengan laptop di tangannya.
Sudah magrib
sepertinya dia memang ga akan datang,begitupun hari-hari berikutnya dia ga juga
datang,dan aku pun terus-terusan bertanya apa yang terjadi dengannya,apa dia
baik-baik aja,ingin menanyakan keadaannya tapi aku sama sekali ga tau harus
menanyakan kemana bahkan namanya pun aku sama sekali ga tau,yang aku tau dia
hanya seorang gadis cantik yang
menderita penyakit leukimia..
Entah kenapa aku setiap
saat memikirkannya,apa aku jatuh cinta atau aku hanya kasihan kepadanya???
………………………………..
Saat tengah asyik
mendonwload lagu,seorang cowok datang menghampiriku,dan duduk disampingku “apa
kita kenal yang namannya Oby?” tanyanya padaku “
“Oby? ”gumanku mencoba
mengingat akan nama tersebut,tapi rasanya ga ada temanku yang bernama Oby. “Oby
siapa?”tanyaku balik
“cewek yang
meminjam swetermu”ujarnya padaku sambil mengulurkan sweter yang dari tadi di
peganggnya,aku kurang menperhatikannya kalau ternyata sweter yang dari tadi di
pegannya itu adalah sweterku
Aku mengambil
sweter tersebut “bagaimana keadaannya?”tanyaku
“dia baik-baik
aja….,sekarang dia lagi pulang ke jakarta, dia bilang makasih buat
sweternya”ujarnya padaku,lalu dia pergi
Sebenarnya aku masih
ingin banyak bertanya tentang gadis yang ternyata namannya adalah Oby,nama yang
lucu,ternyata dia uda baikan dan aku sedikit lega mendengarnya,tapi entah
kenapa ada perasaan kuatir yang terbesit di perasaanku mungkin hanya perasaanku
saja.
Label:
Story
Langganan:
Komentar (Atom)
